Mengkonsumsi air sangat bermanfaat bagi kesehatan, antara
lain adalah menjaga keseimbangan pH pada tubuh, menjaga suhu tubuh,
melancarkan metabolisme, menjaga kesehatan pernafasan, mencegah
konstipasi, rasa panas pada perut, sakit kepala sebelah (migrain),
radang dan infeksi lambung, batu ginjal, penyakit kardiovaskuler, nyeri
sendi, sakit punggung dan osteoporosis.
Selain itu, konsumsi air juga sangat penting bagi ibu hamil dan
menyusui karena dapat mempengaruhi perkembangan janin atau bayinya.
Manfaat lainnya yang dimiliki oleh Air adalah dapat menjaga fungsi
ginjal dan kesehatan kulit agar tetap sehat. Bukan hanya itu, air juga
merupakan komponen penting untuk menghantarkan zat-zat yang berguna bagi
tubuh, membersihkan kotoran pada usus, dan memaksimalkan semua fungsi
sistem organ tubuh.
Manfaat air bagi kesehatan telah diakui oleh ahli kesehatan di
berbagai belahan dunia. Semua makhluk hidup membutuhkan air bagi
aktivitas metabolisme mereka. Begitu pentingnya air pada tubuh kita,
hingga tidak dapat dibayangkan seseorang dapat hidup tanpa air. 2/3
berat tubuh manusia mengandung air. Bahkan di setiap organ tubuh manusia
mengandung air, seperti darah yang mengandung 83% air, otot 75%, dan
otak sebanyak 22%.
Air juga berperan penting dalam menjaga fungsi sirkulasi tubuh,
pernafasan, sistem pengeluaran, sistem syaraf, sistem metabolisme, kulit
dan pencegahaan berbagai penyakit lainnya.
Air memiliki banyak peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, berikut adalah salah satu fungsi-fungsi terpentingnya:
- Keseimbangan pH: Perubahan asam bisa timbul dari makanan atau minuman yang kita konsumsi, hal ini dapat menimbulkan penyakit atau hilangnya kemampuan tubuh dalam mencerna vitamin dan mineral. Maka dari itu tubuh manusia harus menjaga kesimbangan pH sekitar 7,35 – 7,45 dengan cara mengkonsumsi air. Karena kadar pH ini adalah kadar yang tepat bagi tubuh untuk menyerap oksigen ke dalam tubuh, sehingga energi pada tubuh juga lebih tinggi dan sistem imun jadi lebih baik dalam menghadapi penyakit.
- Suhu Tubuh: Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan, dan cairan inilah yang berperan dalam mengatur suhu tubuh manusia. Seperti yang terlihat saat berkeringat, yaitu tubuh melepaskan keringat saat panas untuk mengurangi panas berlebih dalam tubuh sehingga mengurangi suhu tubuh yang tinggi tersebut. Semua pengaturan suhu tubuh seperti ini dilakukan dan bergantung pada asupan air yang ada pada tubuh kita.
- Metabolisme: Air berfungsi sebagai penghantar oksigen, nutrisi, hormon, serta zat lainnya ke berbagai bagian tubuh dan menjadi media dalam menghilangkan racun ringan, sel-sel mati, dan kotoran pada tubuh, dll. Selain itu, protein dan enzim yang diperlukan dalam beberapa proses penting dalam tubuh juga memerlukan air agar berfungsi dengan baik.
- Pernafasan: Dalam pernafasan, air berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh sekaligus mengambil karbondioksida untuk dikumpulkan dan dikeluarkan dalam bentuk uap air.
- Konstipasi, rasa panas pada perut,migrain, radang dan infeksi lambung: Penyakit-penyakit ini timbul berkaitan dengan kurangnya asupan air pada tubuh. Penyakit-penyakit ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi air secara cukup dan teratur.
- Batu Ginjal: Menurut penelitian Lembaga Internasional Batu Ginjal , untuk mencegah munculnya batu ginjal diperlukan konsumsi air sebanyak 2 liter atau 10 gelas air setiap harinya. Hal ini dikarenakan air adalah bahan pelarut terbaik yang tidak akan membiarkan garam dan mineral lainnya berakumulasi dan membentuk batu ginjal. Kandungan garam pada ginjal ini akan diurai oleh air dan dikeluarkan melalui urin.
- Penyakit Kardiovaskuler: Air dapat mencegah berkembangnya penyakit kardiovaskuler pada tubuh. Karena, air dapat menjaga kekentalan darah dan plasma, serta melancarkan distribusi fibrinogen dalam tubuh. Oleh karena itu, hidrasi yang cukup sangat disarankan, sehingga komponen vasukler dapat bekerja maksimal.
- oksigen pada kulit, menghilangkan komedo dan memperkecil pori-pori. Selain itu, mengkonsumsi air juga dapat membuat tubuh lebih rileks dan segar, serta dapat menggantikan kelembapan kulit yang hilang karena aktivitas sehari-hari.